SENAT MAHASISWA UNIVERSITAS

Kegiatan:

Kelompompok mahasiswa yang terpilih menjadi senat mahasiswa Universitas, yang anggotanya mewakili setiap fakultas, dan merupakan badan eksekutif kemahasiswaan di tingkat Universitas. Kegiatan meliputi melaksanakan proses organisasi badan eksekutif mahasiswa.
Karakter:
Kerja sama, taat aturan, kreatif, didiplin, berkomitmen, dll.
Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendidikan Karakter pada UKM/ Senat Mahasiswa Secara Umum
SOP pendidikan karakter pada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)/ Sema merupakan langkah-langkah yang harus ditempuh dan dipedomani dalam merumuskan dan menjalankan program dan kegiatan UKM/Sema. Penyusunan SOP pendidikan karakter diawali dari perencanaan program dan kegiatan, pelaksanaan program dan kegiatan, pengelolaan keuangan, komunikasi pemimpin dan anggota serta sesama anggota, pelaporan dan pertanggungjawaban kegiatan.
Secara umum perencanaan kegiatan meliputi perekrutan anggota baru melalui seleksi untuk memenuhi kriteria penerimaan anggota baru, pembinaan anggota baru, perumusan aktivitas UKM/Sema, pengelolaan keuangan yang diperoleh berdasarkan DIPA Unimed maupun dari donateur yang tidak mengikat, dan pembuatan laporan.
       Penerimaan Anggota Baru
Seluruh mahasiswa Unimed diberi kesempatan menjadi anggota baru dan diseleksi secara adil dan jujur melalui persyaratan-persyaratan sesuai dengan karakteristik ormawa yang akan diikuti. Sistem informasi penerimaan anggota baru dikelola dengan baik sehingga semua mahasiswa Unimed mendapatkan informasi tersebut melalui berbagai media. Informasi penerimaan calon anggota tidak tertutup, sehingga pengumuman penerimaan calon anggota baru dan persyaratan yang harus dipenuhi disebarkan ke seluruh fakultas, jurusan, dan program studi melalui brosur yang ditempelkan dan juga melalui spanduk yang dipajangkan.
Rekrutmen anggota baru yang menggunakan teknik nontes bertujuan untuk mengetahui karakter calon anggota yang meliputi atribut karakter yang menjadi pilar pendidikan karakter Unimed. Instrumen yang mengukur karakter tersebut ditampilkan pada akhir makalah ini.
Pengambilan keputusan penerimaan anggota melalui teknik nontes adalah dengan pengurutan rengking tertinggi hingga rengking terendah dari skor, dan memilih calon rengking tertinggi hingga rengking yang lebih rendah sampai jumlah anggota yang dibutuhkan terpenuhi. Pergantian pengurus Sema harus mengikuti aturan dan tatib yang dirumuskan oleh Unimed.

       Pembinaan Anggota Baru

          Pembinaan anggota baru diawali sosialisasi karakteristik UKM/Sema, aturan dan peraturan yang berlaku pada UKM/Sema, sanksi yang diberlakukan kepada anggota yang tidak mengikuti aturan dan peraturan. Sejalan dengan hal itu, setiap UKM/Sema harus menetapkan aturan dan peraturan yang berlaku pada setiap UKM. UKM yang tidak bersifat keagamaan tidak diizinkan membuat aturan dan peraturan yang memicu konflik SARA (suku, agama, dan ras). Pembinaan anggota baru bagi UKM yang tidak bersifat keagamaan tidak menimbulkan konflik SARA.
       Perumusan dan Pelaksanaan Kegiatan UKM/Sema
          Perumusan dan pelaksanaan kegiatan harus sesuai dengan karakteristik UKM/Sema, bukanlah karakteristik individu maupun kelompok dalam UKM/Sema. Setiap kegiatan diawali dengan upacara yang menyanyikan lagu Indonesia Raya, tapekur mengenangi jasa-jasa pahlawan, doa bersama yang dipimpin oleh sesorang anggota UKM/Sema. Pemimpin doa bersama sebelum doa dimulai harus mengatakan: “Marilah kita berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan kita masing-masing..”. Setiap acara yang diawali upacara harus menempatkan bendera merah putih dan bendera UKM/Sema di bagian depan tempat upacara.
          Pelaksanaan kegiatan UKM/Sema harus memegang prinsip implementasi atribut karakter yang menjadi pilar pendidikan karakter Unimed. Keenam atribut tersebut haruslah membudaya dalam kehidupan anggota UKM/Sema, sehingga memperlihatkan UKM/Sema yang berkarakter.
         Kegiatan yang dilaksanakan UKM/Sema harus tidak bertentangan dengan aturan dan peraturan yang berlaku di Universitas Negeri Medan. UKM/Sema sedapat mungkin menolak intervensi individu, kelompok, ataupun organisasi masyarakat di luar kampus. Rencana program dan kegiatan UKM/Sema harus sepengetahuan dan disetujui oleh staf ahli PR III yang menjadi pembimbing/koordinator.
Pengelolaan Keuangan
    Pengelolaan keuangan UKM/Sema harus jujur dan mengikuti peraturan pengelolaan keuangan. Informasi peraturan pengelolaan keuangan dapat diperoleh dari staf pengelola keuangan PR III.
Komunikasi dan Informasi dalam UKM/ Senat Mahasiswa
         Komunikasi yang berlangsung dalam UKM/Sema harus jelas, komunikatif, sopan, lembut, dan juga disesuaikan dengan karakteristik UKM/Sema. Informasi yang dibutuhkan oleh seluruh anggota harus terkomunikasikan kepada seluruh anggota melalui informasi langsung dari pimpinan ataupun pengumuman tertulis dan ditempel pada papan pengumuman kantor UKM/Sema. Setiap kegiatan yang dilakukan harus diinformasikan kepada PR III melalui staf ahli maupun staf administrasi PR III. Setiap perolehan penghargaan dari hasil kompetisi dalam kegiatan tingkat daerah, nasional, maupun internasional wajib dilaporkan secara tertulis kepada PR III.
Penanganan Konflik
         Jika terjadi konflik dalam UKM/Sema harus diselesaikan secara kekeluargaan dan dengan hati yang tulus untuk saling memaafkan. Tidak ada dendam akibat konflik bagi sesama mahasiswa UNIMED.
Pelaporan Kegiatan dan Keuangan
         Pembuatan laporan kegiatan harus mengikuti aturan;  pelaporan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan harus sesuai dengan aturan, format, dan diserahkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
SOP Pendidikan Karakter UKM dan SEMA
Perumusan Kegiatan dan sasaran serta karakter yang dibangun


Atribut Karakter

Langkah Kegiatan/kegiatan

Output

Kepercayaan
(Trustworthness)

Membangun komunikasi yang baik antara sesama anggota
Adanya diskusi terbuka yang dibuat senat secara rutin.

Iklim organisasi yang baik.
Hasil diskusi.

Kehormatan
(Respect)

Menghormati pendapat setiap anggota
“Say helo” dalam setiap kegiatan
Saling menghargai antara BPM dan anggota

Sikap dan perilaku hormat

Tanggung Jawab
(Responsibility)

Memberikan apresiasi dalam setiap program kerja.
Melaksanakan fungsi dan tugas sesuai dengan jabatan masing-masing.

Aktivitas kegiatan

Keadilan
(Faerness)

Mempunyai hak dan kewajiban yang sama bagi semua anggota.
Melakukan transparansi dalam setiap kegiatan.

Pertanggungjawaban yang baik

Kepedulian (Caring)

Melakukan pertemuan setiap bulan.
Saling menyapa sesama anggota bila terjadi sesuatu (Kejadian)
Saling berbagi cerita dalam diskusi.

Jadwal dan materi pertemuan. 

Kewarganegaraan (Citizenship)

Mematuhi pedoman-pedoman yang berlaku di dalam organisasi.
Melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan hal warga negara.

Pedoman organisasi.
Kegiatan bersama warga masyarakat.